cerita-bersambung_sisi-kehidupan

2 mei, kita akui sebagai hari pendidikan. Setelah setiap tahun diperingati, apakah ada perbedaannya. Pola pendidikan yang aneh, yang lebih mementingkan daya ingat untuk menghapal, logika menjadi hal yang diterlantarkan dan doktrin2 yang merusak kreatifitas anak. Trus kalo udah seperti itu sebenarnya apa dampaknya :

1. Orang menjadi suka meniru dan menjiplak. Makanya kok hak patent sulit untuk maju dan berkembang.

2. Pengen perubahan yang cepet dan Instan. Buktinya, perdukunan dan ilmu klenik tetep aja sebagai primadona. Padahal kalo bisa dibilang, udah menjadi negara dengan tingkat teknologi tinggi.

3. Obat penambah daya ingat menjadi menjamur.

Walah, mesti dirubah cara belajar. Tapi lumayan lah sekolah gratis …., cuman bukunya kok tambah mahal ya? Apa kayak supermarket deket rumah. Harga berasnya sih emang murah, tapi harga minyak gorengnya lebih mahal. Wah2 strateginya tetep aja membodohi rakyat …..

Mei 2nd, 2009 at 12:08 pm
3 Responses to “pendidiKan_kiTa”
  1. 1
    tika Says:

    ya itulah kang, kebanyakan masih menghapal, bukan mengerti dan memahami. jadi ya barlen, alis “bubar klalen”, hehehe… makanya banyak yang pakai sistem sks (gak cuma anak kuliahan kayaknya, dari anak sd, smp, sma juga gitu). hafalan masih jadi budaya, sudah membumi nampaknya karna mau hasil maksimal secara instant.

    wah, iya e… pendidikan masih begini aja di sini.
    makin mahal aja, tar nek jaman anakQ nanti pie ya???
    :-?

  2. 2
    fhyanee Says:

    sedih ya??? gmn dunk cara merubahnya?

  3. 3
    wijayanto81 Says:

    @ tika: Lha ini ak malah mo bertanya ama mb “Assisten Dosen” Je, sebenernya gimana nie cara ngajar yang efektif. hehehehe.
    @ Fhyanee : Sedih sih, cuman emang ukuran dan takaran buat menentukan bahwa anak itu cerdas, pinter atau enggak. Lha ya mesti sama je ukurannya ama yang lain, kalo enggak ga bisa dibandingkan juga hehehe. (komentar yang membunuh tulisannya sendiri). Emang ga bisa dibandingkan seorang pelukis dengan pemahat. Lha wong yang sama2 pelukis aja ga bisa dibandingkan, apalagi yang berbeda kegiatannya.

 

babi